Menurut Kantor Berita ABNA, Brigjen Nozar Nemati hari Selasa (11/8/2020) mengatakan bahwa produksi tank dan kendaraan berat dikerjakan oleh para ahli lokal yang berhasil mematahkan monopoli produk ini.
"Para tenaga ahli muda Iran berhasil melawan sanksi ilegal di bidang peralatan darat dan militer nasional," ujar Brigjen Nemati.
"Para tenaga ahli muda Iran telah mengubah sanksi musuh menjadi peluang bagi negara dan telah mampu mandiri di bidang kendaraan militer, termasuk tank," tegasnya.(PH)
342/